Ketua MPR Dukung Perusahaan Perkapalan Jerman Bermitra dengan Perusahaan Lokal Indonesia

Ketua MPR RI Bamsoet menerima perwakilan NVL Group di Jakarta, Jumat (27/09/24)/Tim Media Bamsoet.

NVL Group juga menyiapkan pasokan suku cadang serta memberikan pelatihan yang efektif sebagai bagian dari transfer teknologi.

“Pada tahun 1985, ketika NVL Group masih bernama Lürssen Defence, PT PAL Indonesia pernah bekerjasama dengan Lürssen untuk mempelajari cara mendesain serta membuat kapal patroli cepat berukuran 57 meter (FPB-57). PT PAL Indonesia mengirimkan karyawannya ke Jerman untuk mendapat pelatihan di bidang desain, manajemen proyek dan produksi,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menambahkan, hasil kerjasama PT PAL Indonesia dengan Lurseen, PT PAL Indonesia berhasil membuat 12 kapal patroli cepat FPB-57. Kapal FPB-57 kemudian menjadi salah satu produk militer unggulan PT PAL hingga saat ini.

“Sukses memproduksi FPB-57, PT PAL melakukan pengembangan membuat kapal patroli cepat berukuran 60 meter (KCR-60). Pada tahun 2010 PT PAL menawarkan KCR-60 kepada Kementerian Pertahanan RI,” terangnya.

“Di tahun 2011 Kementerian Pertahanan RI memesan tiga kapal KCR-60, sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memproduksi peralatan militer buatan indonesia,” pungkas Bamsoet.[zul]

Exit mobile version