“Kita harus fokus pada sektor-sektor yang memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja, seperti industri manufaktur, pariwisata, dan digital ekonomi,” jelasnya.
Kedua, pemerintah harus memberikan perhatian lebih pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita. Pemerintah harus memberikan dukungan penuh kepada UMKM, mulai dari akses permodalan, pelatihan, hingga pemasaran,” tambah Habib Idrus.
Habib Idrus berharap pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran dapat menjadikan penciptaan lapangan kerja sebagai salah satu prioritas utama. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat Indonesia dapat meningkat dan perekonomian nasional dapat tumbuh lebih kuat.
“Saya optimis bahwa dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, kita dapat mengatasi masalah pengangguran dan menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi bangsa Indonesia,” pungkasnya. [dnl]
