JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan setiap bulan kamariah.
Tahun ini, pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh di bulan Syaban 1446 H memiliki keistimewaan tersendiri, karena salah satu harinya bertepatan dengan Nisfu Syaban, momen yang penuh berkah dan keberkahan.
Ibadah ini tidak hanya meningkatkan keimanan, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui niat yang tulus dan disiplin menjalankan ibadah.
Ibadah puasa Ayyamul Bidh merupakan amalan yang sangat dianjurkan karena Rasulullah SAW sendiri mengajarkan untuk berpuasa tiga hari dalam setiap bulan.
Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap sunnah, puasa ini juga diyakini dapat mendatangkan pahala yang berlipat ganda apabila dilaksanakan dengan niat yang benar.
Berdasarkan buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa karya Ustaz Ali Amrin al-Qurawy, berikut adalah bacaan niat puasa Ayyamul Bidh:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ.”
Niat yang benar merupakan inti dari ibadah puasa, sehingga setiap muslim dianjurkan untuk mengucapkan niat tersebut dengan khusyuk dan sepenuh hati.
Dalam kalender Hijriyah, salah satu hari puasa Ayyamul Bidh bulan Syaban jatuh bertepatan dengan Nisfu Syaban (tanggal 15 Syaban).
Hal ini membuka peluang bagi umat Muslim untuk menggabungkan puasa sunnah tersebut dengan puasa Nisfu Syaban, sehingga pahala yang didapatkan pun semakin berlimpah.
