Harga Emas Global Tembus Rekor Dipicu Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Antam/(ilustrasi/@pixabay)

Tren ini memicu lonjakan permintaan emas fisik di kalangan investor ritel Indonesia yang mencari lindung nilai terhadap fluktuasi mata uang dan inflasi.

Selain faktor pelemahan dolar, keputusan bank sentral lain seperti European Central Bank (ECB) yang memangkas suku bunga turut memperkuat daya tarik emas.

Kebijakan suku bunga rendah di berbagai belahan dunia menurunkan biaya peluang memegang emas, sehingga memacu permintaan.

Dengan prospek ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian—termasuk potensi eskalasi perang dagang AS-Tiongkok—harga emas diprediksi akan terus berada di zona positif dalam beberapa pekan mendatang.[dit]