Diabetes Tipe 5 Sering Terabaikan pada Remaja dan Dewasa Muda

Diabetes Tipe 5/(ilustrasi/@pixabay)

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET – Diabetes tipe 5 adalah varian baru dalam klasifikasi diabetes yang terkait erat dengan malnutrisi atau kekurangan gizi kronis.

Meskipun belum mendapat nama resmi secara luas, kondisi ini sebenarnya sudah dikenali sejak lama di dunia medis.

Berbeda dengan diabetes tipe 1 yang diakibatkan autoimun atau tipe 2 yang muncul dari resistensi insulin, diabetes tipe 5 justru berawal dari kerusakan fungsi pankreas akibat defisiensi nutrisi jangka panjang.

Kelompok usia yang paling rentan terkena diabetes tipe 5 adalah remaja dan dewasa muda, terutama mereka yang tumbuh dengan berat badan kurang dan riwayat malnutrisi.

Di Indonesia, di mana tantangan akses pangan bergizi dan sanitasi masih menjadi kendala, risiko munculnya diabetes tipe 5 seakan menjadi bayangan panjang di balik masalah gizi buruk yang sering dianggap “hanya” soal berat badan.

Malnutrition-related diabetes atau diabetes tipe 5 terjadi ketika pankreas tidak dapat memproduksi insulin memadai akibat suplai energi dan protein yang rendah. Beberapa faktor risiko utama meliputi:

Kekurangan Gizi Energi dan Protein: Asupan kalori dan protein yang tidak mencukupi selama masa pertumbuhan mengganggu pembentukan sel β pankreas.

Lingkungan Sosial dan Ekonomi: Akses terbatas pada pangan bergizi, sanitasi buruk, serta infeksi berulang pada saluran pencernaan memperparah kondisi malnutrisi.

Faktor Genetik: Riwayat keluarga dengan gangguan produksi insulin atau mutasi gen tertentu dapat meningkatkan kerentanan pada diabetes tipe 5.