Diabetes Tipe 5 Sering Terabaikan pada Remaja dan Dewasa Muda

Diabetes Tipe 5/(ilustrasi/@pixabay)

Gejala diabetes tipe 5 seringkali mirip dengan tipe lain, namun pada penderita malnutrisi akan tampak: berat badan rendah meski nafsu makan meningkat, kelelahan berkepanjangan, luka sulit sembuh, serta sering haus dan buang air kecil. Diagnosis ditegakkan melalui:

Tes Gula Darah Puasa & HbA1c – Menilai kadar gula jangka pendek dan panjang.

Penilaian Status Gizi – Mengukur indeks massa tubuh, lingkar lengan atas, dan kadar protein darah.

Pemeriksaan Fungsi Pankreas – Mengevaluasi kapasitas sekresi insulin.

Penanganan meliputi pemberian obat antidiabetes (untuk merangsang produksi insulin), terapi insulin jika diperlukan, dan—yang terpenting—perbaikan status gizi.

Nutrisi tinggi protein dan kalori diberikan secara bertahap di bawah pengawasan dokter guna mencegah komplikasi seperti refeeding syndrome.

Dengan semakin dikenalnya diabetes tipe 5, edukasi tentang pentingnya asupan gizi optimal sejak dini menjadi kunci pencegahan.

Bagi remaja atau dewasa muda yang mengalami gejala khas dan memiliki riwayat malnutrisi, segera konsultasikan ke dokter spesialis penyakit dalam untuk skrining gizi dan pemeriksaan lebih lanjut.[dit]