Oli kotor mengandung partikel logam, karbon, dan sisa pembakaran yang dapat:
Meningkatkan gesekan antar komponen, mempercepat keausan.
Menurunkan kestabilan suhu mesin, risiko overheating.
Merusak seal, menyebabkan kebocoran oli dan mengurangi tekanan pelumasan.
Jika dibiarkan, biaya perbaikan komponennya bisa jauh lebih tinggi daripada biaya ganti oli rutin.
Jenis Oli Lainnya
Oli Gearbox (Transmisi): Ganti setiap 48.000–80.000 km agar perpindahan gigi halus.
Oli Diesel: Butuh lebih banyak aditif untuk mengatasi jelaga, ganti sekitar 10.000 km.
Konsultasikan ke bengkel atau baca manual untuk rekomendasi spesifik. Dengan perawatan oli tepat, performa mesin tetap maksimal dan umur pakai mobil lebih panjang.[dit]








