Asyiiik! CFD Jakarta Bakal Rutin Hadirkan Pertunjukan Seni dan Budaya Tradisional

Pertunjukan Seni dan Budaya tradisional di ajang CFD Jakarta/Berjak.

“Kita ingin kesenian, khususnya seni tradisi, bisa tampil di ruang-ruang tempat masyarakat berkumpul. Bukan hanya di gedung-gedung pertunjukan atau festival tahunan,” ujar Miftah, Minggu (18/5).

Ia menyampaikan, program ini akan berlangsung secara rutin dan bergiliran menampilkan berbagai sanggar seni dari seluruh wilayah DKI Jakarta.

Tidak menutup kemungkinan, selain seni pertunjukan seperti musik dan tari, ke depannya juga akan ditampilkan seni rupa dan bentuk seni lainnya.

“Ini bentuk dukungan kami agar seniman punya panggung lebih luas, dan masyarakat bisa menikmati seni dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ke depan bisa juga kita tampilkan di stasiun, MRT, atau bahkan hotel, tapi tentunya akan disesuaikan,” katanya.

Miftah menjelaskan, kegiatan ini selaras dengan visi Jakarta sebagai kota global yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat secara identitas budaya.

“Jakarta harus punya ciri khas budaya yang membedakan dengan kota global lain seperti Tokyo atau New York. Seni tradisi dan budaya Nusantara inilah yang jadi kekuatan kita,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta akan terus mengevaluasi dan mengembangkan bentuk kegiatan yang paling sesuai dan menarik minat publik.

“Harapannya, pertunjukan seni di CFD ini dapat membangun kedekatan masyarakat dengan kesenian, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap budaya lokal,” pungkasnya.[zul]