FAKTANASIONAL.NET – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) resmi memperkuat sinergi dengan Badan Karantina Indonesia (Barantin) untuk memperketat pengawasan komoditas impor.
Kolaborasi ini bertujuan memastikan setiap produk yang melintasi perbatasan Indonesia tidak hanya memenuhi standar kesehatan, tetapi juga terjamin kehalalannya.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons antisipatif terhadap temuan bahan baku impor yang berisiko, seperti Meat Bone Meal (MBM) untuk pakan ternak yang terdeteksi mengandung unsur babi (porcine).
Menjalankan Visi Presiden Prabowo
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hassan, mengungkapkan bahwa koordinasi lintas lembaga ini merupakan pengejawantahan dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan sumber daya manusia unggul.
“Kami bekerja sama erat untuk memastikan produk yang beredar di Indonesia terjamin mutu, sehat, bergizi, dan halal bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Haikal usai bertemu Kepala Barantin, Sahat Manaor Panggabean, di Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).
Haikal menambahkan bahwa makanan yang sehat dan halal adalah fondasi utama menuju visi Indonesia sebagai kekuatan besar di Asia dalam satu dekade mendatang.
Ia juga mengapresiasi hilangnya hambatan birokrasi dalam kerja sama ini.











