Lemak trans dalam minyak bekas goreng dapat memperlambat proses pencernaan, meningkatkan risiko kolesterol tinggi, dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
Bagi penderita maag, kol goreng sebaiknya dihindari karena lapisan minyak tebal menambah beban asam lambung.
Untuk mengurangi risiko, batasi frekuensi dan porsi kol goreng. Gunakan metode memasak lebih sehat seperti memanggang atau menumis dengan sedikit minyak.
Pilih minyak dengan titik asap tinggi dan ganti minyak goreng setiap 2–3 kali pakai. Sebagai camilan, Anda bisa membuat keripik kol yang dipanggang dengan bumbu minimal tanpa pemakaian minyak berlebih.
Dengan memahami bahaya kol goreng dan mengubah kebiasaan makan, Anda dapat tetap menikmati kelezatan sayuran ini tanpa mengorbankan kesehatan.[dit]







