JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi dengan menggandeng Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk menelusuri dugaan kebocoran anggaran dalam pengadaan iklan PT Bank BJB.
Langkah strategis ini dinilai akan memperkuat bukti dan mempercepat proses audit, sehingga ruang gerak para tersangka semakin terbatas.
Dalam pernyataannya pada Senin, 9 Juni 2025, Plh. Direktur Penyidikan KPK Budi Sokmo Wibowo menegaskan bahwa kerja sama ini tak hanya berhenti pada pengusutan iklan, melainkan mencakup seluruh aktivitas pajak corporate BJB. “Audit masih berlangsung, dan kami siap menyerahkan barang bukti hasil penyitaan untuk menunjang pemeriksaan,” ujar Budi.
Proses audit diperkirakan rampung dalam waktu satu bulan sejak pekan lalu.
Sebagai bagian dari strategi penyidikan, KPK telah melakukan penyitaan dokumen di beberapa lokasi, termasuk rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Kantor BJB Bandung.
