JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pasar energi global kembali dibuat bergolak oleh meningkatnya konflik antara Israel dan Iran.
Pada Jumat, 20 Juni 2025, kontrak minyak Brent naik 2,8% ke level US$ 78,85 per barel, tertinggi sejak 22 Januari, sedangkan WTI Amerika Serikat menutup perdagangan di US$ 77,20 per barel, naik 2,7%.
Pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menegaskan “Teheran akan membayar” memperkuat kekhawatiran investor.
Sementara itu, Trump belum memutuskan apakah AS akan campur tangan langsung. Analis Rory Johnston menyebut bahwa konsensus pasar mulai mengantisipasi kemungkinan keterlibatan AS, yang semakin menambah premi risiko.
Iran sebagai produsen OPEC terbesar ketiga memproduksi 3,3 juta barel per hari.
