Investasi PLTN di Indonesia: Kanada dan Rusia Siap Ambil Peran

Pemerintah tengah mengkaji teknologi kompor listrik generasi terbaru demi menekan impor LPG./(Instagram)

Model kerja sama masih dibahas, termasuk skema pembiayaan, teknologi reaktor, hingga transfer pengetahuan bagi sumber daya manusia lokal.

Ketertarikan Rusia dipicu oleh pengalaman panjang dalam teknologi reaktor tenaga air dan nuklir sipil, sementara Kanada menawarkan teknologi reaktor berpendingin gas dan pengalaman ekstensif di reaktor tekan air.

Indonesia berharap investasi ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan ekosistem nuklir yang aman, transparan, dan berkelanjutan.

Dengan momentum transisi energi global dan kebutuhan listrik domestik yang terus tumbuh, kehadiran PLTN diharapkan mampu menambah diversifikasi bauran energi sekaligus mengurangi emisi karbon. Target 2034 menjadi pendorong percepatan persiapan regulasi, lokasi, hingga kesiapan SDM yang kompeten.[dit]