Anwar memperingatkan bahwa perlindungan pengemudi sejati justru memerlukan perbaikan struktur ekosistem, termasuk evaluasi ulang potongan aplikator.
Pada akhirnya, kenaikan tarif tanpa reformasi mendalam bisa menjadi bumerang: pelanggan mundur, pengemudi merugi.
Solusi menyeluruh menuntut pemerintah, aplikator, dan asosiasi pengemudi duduk bersama membahas model bisnis berkelanjutan—bukan sekadar menaikan angka tarif semata.[dit]











