SAMBAS, Faktanasional.net – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas, Sumar’in, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan merawat kerukunan antarumat beragama.
Seruan ini disampaikannya sebagai respons atas maraknya gesekan bernuansa agama di sejumlah daerah, seperti penolakan pendirian rumah ibadah di Pulau Jawa dan Desa Kapur, Kubu Raya.
“Kami sangat berharap situasi seperti itu tidak terjadi di Kabupaten Sambas. Kami menyerukan kepada semua pihak agar menahan diri dan tidak terbawa arus provokasi yang dapat menjalar ke daerah kita,” tegas Sumar’in.
Menanggapi isu transmigrasi, Sumar’in menjelaskan program tersebut kini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk pemerataan pembangunan, bukan sekadar memindahkan penduduk.
“Transmigrasi saat ini lebih berfokus pada pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah, dan peningkatan kualitas SDM lokal. Mari kita sambut dengan bijak, tanpa prasangka,” ujarnya.
