JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Sejak 28 Agustus, gelombang demonstrasi besar melanda berbagai kota seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Aksi ini dipicu ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dan tunjangan DPR. Namun, ricuhnya aksi membuat situasi semakin memanas dan memicu kerugian ekonomi.
Kericuhan membuat IHSG anjlok hingga 2,69 persen. Investor mulai bersikap hati-hati karena kondisi politik yang tidak stabil. Menurut analis Ronny P Sasmita, investasi sektor manufaktur dan industri padat modal paling rentan terganggu.











