Marciano juga mengungkapkan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto, yang merupakan pimpinan cabang olahraga Pencak Silat, memiliki keinginan kuat agar Asta Cita Nomor 4 berhasil di masa kepemimpinannya.
Menghadapi tantangan efisiensi, Marciano menekankan bahwa sinergi adalah kunci utama. “Satu-satunya adalah sinergitas dalam pembinaan olahraga prestasi adalah solusi di masa efisiensi dan hal ini. Cabang olahraga tidak bisa jalan sendiri, KONI tidak bisa jalan sendiri, Pemerintah (Kemenpora atau Dispora) tidak bisa jalan sendiri,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota KONI yang hadir. “Saya bangga menjadi Ketua Umum KONI Pusat, di mana anggotanya saudara-saudara, para pejuang di masa damai, para Patriot Olahraga,” tutupnya.
Hasil Rakernas KONI 2025
Acara ini juga melaporkan beberapa hasil penting. Salah satunya adalah disetujuinya tiga cabang olahraga baru sebagai anggota KONI Pusat, yaitu:
- Pengurus Besar Persatuan Xiangqi Indonesia (PB.PEXI)
- Pengurus Pusat Federasi Savate Indonesia (PP.FSI)
- Pengurus Pusat Komite Sepakbola Mini Indonesia (PP.KSMI)
Selain itu, para peserta Rakernas menerima laporan program kerja KONI tahun 2024 dan 2025. Sebuah tim kecil juga dibentuk untuk menyempurnakan Permenpora No. 14/2024. Terkait Permenpora ini, disepakati untuk menunda penyempurnaannya hingga waktu yang tidak ditentukan.











