Kerugian material meliputi 520 fasilitas umum rusak, 3 jembatan putus, 23 titik jalan rusak, serta hampir 200 rumah hancur. Kerusakan terparah tercatat di Denpasar, Jembrana, dan Karangasem.
BNPB mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
BMKG memperkirakan hujan intensitas sedang hingga ekstrem masih berpotensi terjadi pada 17–18 September di sejumlah wilayah.
Pemerintah daerah diminta memperkuat koordinasi lintas sektor, memperbarui peta rawan bencana, dan menyiapkan langkah mitigasi.
BNPB juga mengingatkan masyarakat agar rutin memantau informasi cuaca, menjauhi lokasi rawan saat terjadi angin kencang, serta menjaga kebersihan lingkungan untuk meminimalisir risiko banjir dan genangan.[zul]










