Salah satu keistimewaan terbesar bagi orang yang mengamalkan sunah adalah meraih cinta Allah SWT. Dalam Al-Qur’an (QS. Ali ‘Imran: 31), Allah berfirman, “Katakanlah (Muhammad), ‘Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu’.” Ayat ini secara tegas menjadikan ittiba’ atau mengikuti Rasulullah sebagai syarat mutlak untuk mendapatkan cinta dan ampunan dari Allah. Dengan demikian, setiap sunah yang kita amalkan adalah langkah untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Mengikuti sunah Nabi adalah cara untuk menyempurnakan iman seorang Muslim. Rasulullah SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia, dan sunahnya adalah panduan praktis untuk mencapai kesempurnaan tersebut. Dengan menghidupkan sunah, seorang Muslim akan terhindar dari perbuatan bid’ah (mengada-ada dalam agama) dan akan senantiasa berada di atas jalan yang lurus. Sunah menjadi benteng yang melindungi akidah dan ibadah dari penyimpangan, serta menjadi sumber ketenangan jiwa karena meneladani sosok yang paling dicintai Allah SWT.[dit]
