Daerah  

40 Jenazah Korban Runtuhnya Musala Al Khoziny Berhasil Diidentifikasi, Proses DVI Terus Berlanjut

Tim SAR gabungan memasukkan kantong berisi jenazah ke dalam ambulance dalam insiden runtuhnya musala pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10/2025)/Dok. BNPB.

Di tengah proses identifikasi yang masih berlangsung, para keluarga dan wali korban terus menunggu kabar dengan sabar dari tenda pengungsian yang didirikan di halaman Rumah Sakit Bhayangkara, Sidoarjo.

Tenda berukuran 6×12 meter tersebut berfungsi sebagai tempat beristirahat sekaligus pusat layanan terpadu, yang menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan, perlengkapan pribadi, pelayanan kesehatan, serta dukungan psikososial. Di lokasi itu pula disediakan layanan pijat dan bekam gratis bagi para keluarga korban yang membutuhkan.

Sementara itu, posko darurat penanganan bencana yang sebelumnya berada di sekitar lokasi kejadian, kini telah berpindah ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, seiring dengan transisi menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Penyerahan tanggung jawab operasional dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada BPBD dilakukan untuk memperkuat koordinasi di tingkat daerah. Namun, BNPB memastikan akan tetap melakukan pendampingan teknis dan koordinatif secara berkelanjutan hingga seluruh proses tanggap darurat dan pemulihan selesai.[zul]