Ia mengakui, lonjakan pengeluaran terjadi karena meningkatnya jumlah pendaftar dan mahasiswa penerima beasiswa yang dikirim ke luar negeri. Menurutnya, minat masyarakat untuk mengikuti program beasiswa LPDP tumbuh signifikan dalam dua tahun terakhir.
“Pendaftarnya naik tajam sekali. Tahun 2025 ini jumlah pendaftar mencapai 78 ribu orang, tapi yang diterima hanya sekitar 4 ribu awardee,” ungkap Sudarto dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XI DPR RI.
Sebagai langkah penyesuaian, LPDP akan membatasi jumlah penerima beasiswa pada 2025 dan 2026. Kebijakan ini diambil agar pengelolaan dana abadi tetap berkelanjutan.
Pada 2024, LPDP menerima 52.842 pendaftar, namun hanya 8.592 orang yang lolos seleksi. Sementara pada 2023, dari 33.396 pendaftar, sebanyak 9.358 orang ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Artinya, tahun ini terjadi penurunan jumlah penerima yang cukup signifikan.
Sudarto memastikan, meskipun jumlah awardee dikurangi, komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas pendidikan dan akses bagi putra-putri terbaik bangsa tetap menjadi prioritas utama.
“Kami ingin memastikan keberlanjutan Dana Abadi Pendidikan, agar generasi mendatang tetap punya kesempatan yang sama,” tutupnya.[zul]









