KPK Panggil 4 Pegawai Antam Terkait Dugaan Korupsi Kerja Sama Anoda Logam dengan PT Loco Montrado

Penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua tersangka baru dari pihak swasta terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024./Zul-Fkn.

Siman Bahar tercatat telah beberapa kali menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

Pada Kamis, 4 Mei 2023, ia diperiksa selama delapan jam sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp100,7 miliar.

Namun, pada 17 Oktober 2024, Siman tidak memenuhi panggilan KPK dengan alasan sakit. Ia kemudian diperiksa kembali oleh penyidik pada 20 Mei 2025, saat sedang dirawat di RS Bethsaida, Gading Serpong, Tangerang.

Kondisinya yang belum pulih membuat KPK belum melakukan upaya paksa berupa penahanan hingga saat ini.

Sebagai bagian dari proses penyidikan, KPK telah menyita sejumlah aset milik pihak terkait, termasuk tanah dan bangunan seluas 5.000 meter persegi di Jawa Timur yang digunakan sebagai pabrik dan fasilitas produksi, dengan nilai mencapai Rp100 miliar.

Selain itu, KPK juga telah menyita uang Rp100,7 miliar yang disetorkan ke rekening penampungan lembaga antikorupsi tersebut sebagai titipan pengganti kerugian negara.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyimpangan di sektor pertambangan dan pengolahan logam mulia milik negara.
KPK menegaskan, penyidikan ini bertujuan memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelola BUMN, terutama dalam proyek strategis yang melibatkan kerja sama dengan pihak swasta.[zul]