Semangat Sumpah Pemuda Berkobar dari Cirebon, PDIP Tekankan Kemandirian, Ilmu, dan Kejayaan Maritim

“Bayangkan betapa besar ruang kemajuan yang bisa diciptakan anak muda bila kita menguasai laut, bukan hanya sebagai sumber daya, tapi juga pusat riset dan teknologi maritim,” tegas Hasto.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan sebagai kunci kemandirian bangsa. Berdasarkan laporan World Intellectual Property Organization (WIPO) 2024, Indonesia berada di peringkat 61 dari 132 negara dalam Indeks Inovasi Global. “Ini alarm bagi kita. Pemuda Indonesia harus menjadi pelopor inovasi, bukan sekadar pengguna teknologi asing,” katanya.

PDI Perjuangan, lanjut Hasto, mendorong riset yang berpihak pada rakyat, dari teknologi pangan, energi terbarukan, hingga industri maritim. “Inilah wujud gotong royong ilmiah untuk membangun kemandirian bangsa,” ujarnya.

Hasto juga menegaskan pentingnya sikap percaya pada kekuatan sendiri melalui perencanaan pembangunan yang cermat dan sistematis, seperti yang pernah diwujudkan para pendiri bangsa lewat Pembangunan Nasional Semesta Berencana.

Sebagai contoh sederhana, kata Hasto, membangun trotoar atau pedestrian. Nampak sederhana, tapi di baliknya ada filosofi besar tentang perencanaan. Banyak yang membangun trotoar hanya aspek estetika semata.

“Bu Risma (mantan Wali Kota Surabaya) sebelum bangun trotoar, membongkar drainage dulu. Kedalaman setinggi orang dewasa, dan di dalamnya tersedia saluran utilitas terpadu untuk kabel, air, dan jaringan telekomunikasi dan lain-lain. Hasilnya, trotoar tidak perlu dibongkar hanya untuk saluran kabel,” katanya.

“Perencanaan detail ini sering dilupakan dan akibatnya pedestrian cepat rusak,” imbuh Hasto.

Hasto dan rombongan menyempatkan diri meninjau pameran dan bazar UMKM berbasis pariwisata, kelautan dan perikanan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon.