Alarm Dunia Pendidikan: Tragedi SMAN 72 Soroti Kegagalan Penanganan Bullying di Sekolah

Situasi SMAN 72 Jakarta Dipastikan Kondusif Usai Ledakan, Polisi Imbau Warga Tetap Tenang/(instagram)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta, yang diduga kuat dipicu oleh aksi balas dendam akibat perundungan (bullying), menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan di Indonesia. Peristiwa ini dinilai para pemerhati anak sebagai tanda bahwa praktik perundungan masih belum ditangani secara serius di banyak satuan pendidikan.

Penanganan kasus kekerasan di sekolah selama ini sering dianggap tidak adil dan tidak tuntas. Retno Listyarti, pemerhati anak dan Komisioner KPAI periode 2017-2022, menegaskan bahaya dari menormalisasi bullying. “Menormalisasi bullying di sekolah akan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak,” ujarnya (9/11). Ia mengingatkan bahwa perundungan berbeda dengan bercanda; jika bercanda membuat kedua pihak tertawa, perundungan selalu membuat satu pihak tertindas, dilansir pada 10 November 2025.

Pentingnya Implementasi Permendikbudristek 46/2023

Exit mobile version