JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kini ditetapkan sebagai penentu baru dalam peta persaingan ekonomi global. AI telah bertransformasi dari sekadar inovasi digital menjadi instrumen strategis yang digunakan banyak negara untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing. Di Indonesia, AI sudah mulai diterapkan di sektor manufaktur, pertanian, layanan publik, hingga pendidikan, meskipun tantangan pemerataan akses masih ada.
AI Menggeser Dinamika Perekonomian Internasional
Pakar ekonomi makro UMY, Faiza Husnayeni Nahar, menyatakan bahwa penerapan AI telah menggeser dinamika perekonomian internasional. Negara yang cepat mengadopsi AI memiliki peluang lebih besar untuk unggul dalam inovasi dan pertumbuhan ekonomi. Contoh penerapannya sudah terlihat di berbagai negara, mulai dari robot resepsionis dan customer service hingga solusi untuk masalah penurunan sumber daya manusia, seperti yang terjadi di Jepang. Faiza menekankan bahwa AI kini merupakan indikator penting dalam penyusunan arah kebijakan ekonomi nasional.











