Modus Operandi dan Kerugian Korban
Dua WN China memegang peran kunci sebagai perekrut seluruh anggota. Para pelaku menargetkan korban yang menggunakan tas selempang atau tas punggung. Setelah dompet dicuri, kartu kredit korban langsung digesek menggunakan mesin EDC. Uang hasil kejahatan kemudian dikirim ke rekening luar negeri, termasuk terdeteksi pengiriman ke Uganda. Suami Jeon Hye Bin mengalami kerugian mencapai Rp 132 juta akibat aksi pencurian terorganisir ini.[dit]
