Gus Ipin Tegaskan Pesan Megawati: Melindungi Bangsa Bukan Cuma Pertahanan, Krisis Iklim Jadi Ancaman Terbesar

Sementara itu, jika model Ekstraktif (Business As Usual) tetap menjadi domain, ia hanya menghasilkan tambahan PDB sekitar 1.800 triliun rupiah.

“Kalau kita ngomong korupsi atau tidak, Anda milih 3.000 triliun atau 1.800 triliun tambahan terhadap ekonomi? Berarti kan harusnya milihnya yang lebih menambah PDB kita, berarti harusnya ke ekonomi hijau,” tegas Gus Ipin.

Ia ingin menunjukkan bahwa pilihan ekonomi bersih secara finansial jauh lebih menguntungkan.

Bupati muda ini menyadari tantangan terbesar bukan sekadar menolak kegiatan ekstraktif, melainkan mencari solusi alternatif.

“PR-nya adalah mencari ekonomi tanding yang ekonomi dan ekologi bisa hand in hand [berjalan beriringan],” kata Gus Ipin.

Ia menegaskan bahwa masih banyak cara berekonomi yang mampu menambah PDB tanpa harus merusak lingkungan.

Sikap yang diambilnya, menolak tambang emas dan mendorong ekonomi hijau, adalah bentuk konkret implementasi pesan Megawati di tengah semangat Hari Anti Korupsi Sedunia.

Acara seminar tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Mantan Jubir KPK Febri Diansyah, Direktur KPK 2012-2021 Giri Suprapdiono, dan aktivis lingkungan Uli Arta Siagian (WALHI).

Exit mobile version