”Tadi pagi saya melihat berita, di daerah Agam masih ada gempa bumi susulan. Saya berpesan kepada teman-teman: jaga kesehatan, jaga soliditas, dan jaga nama baik partai. Teman-teman harus siap berpanas-panasan demi membantu rakyat. Kita akan bertugas minimal satu bulan atau sampai situasi kondusif sesuai arahan Ibu Ketua Umum,” tegas Ribka.
Senada dengan itu, dr. Andi selaku perwakilan tim medis menyatakan bahwa misi ini merupakan wujud nyata pengabdian profesi dokter. Ia menegaskan komitmen tim untuk bekerja secara profesional tanpa membeda-bedakan latar belakang para korban yang dibantu.
”Sesuai pesan Ibu Megawati Soekarnoputri, kita harus siap di lapangan tanpa melihat latar belakang warna atau golongan apa pun. Tugas kami adalah kemanusiaan, membantu saudara-saudara kita yang sedang kesulitan,” ujar dr. Andi yang sebelumnya juga berpengalaman menangani bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Tampak di lokasi, bantuan yang dimuat ke dalam ambulans meliputi lebih dari 100 Al-Qur’an, sajadah, mukena, sarung, hingga 500 potong pakaian layak pakai. Seluruh bantuan tersebut diberi label “Dokter Diaspora” dan akan didistribusikan langsung ke titik-titik pengungsian.
Prosesi pelepasan ini juga dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Kehadirannya memastikan seluruh personel medis, mulai dari dokter hingga perawat, telah menjalani pemeriksaan kesehatan akhir agar dalam kondisi prima saat menempuh perjalanan jauh menuju Pulau Sumatra.











