Perbedaan narasi ini tidak menyurutkan langkah militer AS untuk terus melakukan serangan ke lebih dari 70 target yang dianggap krusial bagi kekuatan operasional ISIS di Timur Tengah.
Menteri Pertahanan AS menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap serangan yang menyasar warga negaranya.
Melalui koordinasi dengan koalisi internasional, AS terus memperkuat posisi dalam Operasi Inherent Resolve.
Meskipun wilayah tersebut tidak sepenuhnya dikuasai oleh pemerintah pusat Suriah, AS tetap berkomitmen untuk melakukan tindakan pembalasan serius guna memastikan ancaman terorisme global dapat ditekan.[dit]











