FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Turki melontarkan kecaman keras terhadap serangan militer dan penembakan yang dilakukan Israel di wilayah Suriah selatan.
Ankara menilai tindakan tersebut tidak hanya memperburuk kondisi keamanan di kawasan, tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Suriah.
Mengutip laporan berbagai sumber yang merujuk pada pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Turki, kecaman itu disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan di sekitar wilayah Quneitra dan Daraa yang menyebabkan banyak warga sipil terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka.
Turki menegaskan bahwa tindakan militer Israel telah menimbulkan dampak kemanusiaan yang serius bagi masyarakat setempat, sekaligus memperbesar risiko instabilitas di kawasan yang selama bertahun-tahun dilanda konflik.
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Turki menyebut serangan terhadap Quneitra dan Daraa sebagai tindakan yang bertentangan dengan prinsip integritas teritorial, persatuan nasional, dan kedaulatan Suriah.
Ankara juga menilai operasi militer tersebut telah mengabaikan keselamatan warga sipil dan menyebabkan penderitaan tambahan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak konflik.
Menurut pemerintah Turki, serangan yang menyasar kawasan selatan Suriah merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.
Karena itu, Turki kembali menyerukan agar komunitas internasional mengambil langkah yang lebih tegas untuk menghentikan aksi militer yang dinilai memperburuk situasi keamanan di negara tersebut.











