Turki Kecam Serangan Israel di Suriah Selatan

Turki Kecam Serangan Israel di Suriah Selatan/(Foto: BBC)

Pernyataan itu memperlihatkan konsistensi posisi Ankara yang selama ini menekankan pentingnya menjaga keutuhan wilayah Suriah di tengah berbagai dinamika geopolitik yang berkembang di Timur Tengah.

Kecaman dari Turki muncul setelah Kementerian Luar Negeri Suriah lebih dahulu mengecam serangan dan penembakan yang dilakukan Israel pada 29 Juni lalu.

Di sisi lain, militer Israel menyatakan bahwa pasukannya telah menewaskan sejumlah kelompok bersenjata yang disebut sebagai “teroris” dalam operasi yang berlangsung di wilayah selatan Suriah sehari sebelumnya.

Ketegangan di kawasan semakin meningkat sejak Israel memperluas kontrolnya di sekitar Dataran Tinggi Golan pada akhir 2024. Saat itu, Israel mengambil alih zona penyangga demiliterisasi yang sebelumnya berada di bawah pengawasan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Langkah tersebut memicu berbagai reaksi dari negara-negara di kawasan karena dianggap berpotensi mengubah keseimbangan keamanan di perbatasan Suriah-Israel.

Situasi yang terus berkembang juga menimbulkan kekhawatiran terhadap nasib warga sipil yang tinggal di wilayah konflik.

Dengan kecaman terbaru dari Ankara, tekanan diplomatik terhadap Israel terkait aktivitas militernya di Suriah diperkirakan akan terus meningkat.

Sementara itu, masyarakat internasional kembali didorong untuk mengambil peran dalam mencegah eskalasi yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.[dit]