Prabowo memberikan wewenang luas kepada Simon untuk melakukan pembenahan internal secara total di satu-satunya perusahaan nasional yang masuk daftar 500 Fortuner tersebut.
Sebagai national champion, Pertamina dituntut untuk beroperasi secara transparan dan profesional tanpa menutupi masalah yang ada.
Di bawah kepemimpinan Simon, Prabowo optimis optimis bahwa ketahanan energi nasional yang bersih dapat tercapai sekaligus mengakhiri praktik korupsi di sektor migas.
Sebagai informasi, Sebelum menjadi Dirut, Simon memiliki sepak terjang di Pertamina sebagai Komisaris Utama (Komut). Ia diangkat Komut dan Independen Pertamina menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mundur pada Februari 2024 lalu.
Saat itu Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Simon sebagai Komut Pertamina berdasarkan hasil RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 Pertamina.
Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu, Simon juga tercatat pernah menduduki Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Dalam jajaran pengurus partai Gerindra 2020 sampai 2025, Simon merupakan salah satu anggota Dewan Pembina dari total 48 anggota. Simon merupakan lulusan School of Business and Management di Institut Teknologi Bandung.[zul]
