Ia mengungkapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengkaji lebih lanjut terkait mekanisme duplikasi teknologi tersebut. Hal ini termasuk aspek royalti dan peluang modifikasi teknologi agar dapat disesuaikan dengan karakteristik di setiap daerah.
“Saya kira itu makanya kita pelajari dulu, kemudian apakah ada royaltinya, seperti apa, kan bisa diduplikasi, mungkin bisa dimodifikasi dengan teknologi yang disesuaikan juga dengan kondisi daerah masing-masing,” jelas Bima.
Sebagai informasi, pompa air di Darmokali memiliki peran penting dalam mengendalikan genangan dan banjir di kawasan padat penduduk. Pompa air Darmokali memiliki kapasitas dan sistem operasional yang dirancang bekerja cepat saat curah hujan tinggi.
Puspen Kemendagri











