Ia menegaskan tidak ingin melakukan pembelaan diri atas tindakannya tersebut. Baginya, pernyataan maaf terbuka ini adalah langkah awal untuk bersikap jantan dalam menghadapi konsekuensi hukum maupun sosial yang sedang menerpanya saat ini.
Dalam pernyataannya, Insanul juga meminta publik untuk berhenti menyalahkan pihak lain, termasuk Inara Rusli. Ia mengambil tanggung jawab penuh atas segala kekacauan yang terjadi dan berjanji akan menjalani proses hukum yang berlaku secara kooperatif sebagai bentuk pertanggungjawaban dunia dan akhirat.
Kini, fokus utama hidupnya adalah memperbaiki akhlak dan memberikan perhatian penuh kepada anak-anaknya. Ia berharap Mawa dapat membuka pintu damai demi masa depan buah hati mereka, meski ia sadar bahwa memulihkan rasa sakit hati membutuhkan waktu yang tidak sebentar.[dit]
