“Ada budaya Tionghoa yang menjadikan etika ke-Indonesiaan sebagai sesuatu yang sakral. Kita harus bersyukur punya saudara sebangsa dan setanah air Indonesia dari Tionghoa. Kita sama-sama lahir dan besar di Indonesia. Ayo perkuat persatuan dan kebersamaan di Hari Raya Imlek,” jelas Habib Syakur.
“Mari kita bangun budaya persatuan, saling menghormati dan saling menghargai. Hargailah saudara kita, maka kita pun akan dihargai. Itulah kebersamaan bangsa Indonesia,” tuntas Habib Syakur.
Hari Raya Imlek telah masuk dalam kalender hari libur Nasional. Adapun dalam SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, ada dua hari libur Imlek.
Pertama: Senin 16 Februari 2026: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Kedua: Selasa, 17 Februari 2026: Libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili











