Pemerintah bahkan berambisi mengejar target pertumbuhan hingga 6 persen melalui berbagai skema stimulus investasi dan penguatan pasar domestik.
Senada dengan Menkeu, OJK memastikan bahwa revisi outlook dari Moody’s tidak akan mengganggu stabilitas industri keuangan tanah air.
Kondisi permodalan bank-bank besar seperti Mandiri, BRI, hingga BCA berada dalam posisi yang sangat kokoh dengan likuiditas melimpah. Dengan rasio NPL yang sehat di angka 0,79 persen, perbankan Indonesia memiliki bantalan kuat untuk menghadapi gejolak global tanpa perlu merasa khawatir secara berlebihan.[dit]











