“Dengan jenis pesawat yang digunakan yaitu Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA. Saat ini disampaikan bahwa proses investigasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sedang berlangsung,” tambahnya.
Lokasi jatuhnya pesawat teridentifikasi berada di kawasan terpencil Gunung Pa’ Ramayo, Desa Pa’Bettung, Kecamatan Krayan Timur. Kondisi geografis yang ekstrem di wilayah ini menjadi tantangan utama bagi tim pencari.
Kadivhumas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menjangkau titik koordinat jatuh untuk menyelamatkan kru pesawat.
“Iya benar. Wilayah Gunung Pa’ Ramayo Desa Pa’Bettung Kec. Krayan Timur Kab. Nunukan. Keselamatan kru pesawat masih dipastikan oleh personel SAR di lapangan,” tegas Johnny saat dikonfirmasi mengenai kondisi terkini di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri masih berupaya menembus lokasi kecelakaan. Fokus utama petugas tetap pada proses evakuasi dan pencarian pilot yang mengawaki armada tersebut.
Kecelakaan ini menjadi catatan serius bagi layanan logistik udara di Kaltara, mengingat peran vital pesawat Air Tractor milik Pelita Air dalam menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) Indonesia.
Baca Juga: Titik Terang Pencarian ATR 42-500: Serpihan Pesawat Ditemukan di Gunung Bulusaurung
(Jes)











