FAKTANASIONAL.NET – Tim Mahasiswa Berdampak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) resmi mengoperasikan WASH Recovery Hub di Desa Aek Parombunan, Kota Sibolga, Kamis (5/3/2026).
Inovasi ini menjadi solusi bagi warga yang kehilangan akses air bersih selama dua bulan terakhir akibat infrastruktur bawah tanah yang hancur diterjang bencana.
Sistem pemulihan akses air ini mengintegrasikan teknologi filtrasi bertingkat dengan sumber energi ramah lingkungan berupa panel surya, yang juga dapat disubstitusikan ke arus listrik konvensional saat dibutuhkan.
Pemulihan Akses Air Minum dan MCK
Proses filtrasi dalam sistem ini dirancang untuk menghasilkan dua jenis luaran air yang berbeda guna memenuhi kebutuhan rumah tangga serta konsumsi langsung.
“Luarannya adalah air bersih untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK) serta air dengan filtrasi tinggi sehingga bisa menjadi air minum yang bisa langsung dimanfaatkan masyarakat,” jelas Hafidz, anggota tim pelaksana Mahasiswa Berdampak UMSU.
Langkah ini diambil setelah melalui proses data tracking daring yang menunjukkan bahwa Desa Aek Parombunan mengalami kerusakan infrastruktur fatal, termasuk patahnya instalasi air bawah tanah yang menghambat distribusi ke rumah warga.
