Perkuat Link and Match, Kemendikdasmen Gandeng Raksasa Industri untuk Sertifikasi dan Vokasi Gim

/Dok. Kemendikdasmen

“Kami sedang mapping anak-anak SMK kelas 12 untuk sertifikasi. Jadi, saat mereka melamar pekerjaan, mereka punya value lebih yang bisa ditawarkan ke industri,” terang Department Head Social Responsibility and Communication PT United Tractors, Himawan Sutanto.

Menjembatani Kesenjangan SDM

Sektor jasa kecantikan juga tak luput dari penguatan vokasi ini. PT Martha Beauty Gallery menekankan pentingnya peran industri sebagai jembatan antara kurikulum sekolah dan realita dunia kerja.

Direktur PT Martha Beauty Gallery, Wulan Maharani Tilaar, memandang investasi pada SDM vokasi sebagai proyek jangka panjang nasional.

“Oleh karena itu, kami pun turut berpartisipasi dalam pengembangan SDM di industri kecantikan, jangka panjangnya kami berharap akan berdampak pada Indonesia Emas 2045,” ungkap Wulan.

Melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Kemendikdasmen berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi mampu menekan angka pengangguran terdidik dengan memastikan setiap lulusan memiliki sertifikasi yang diakui oleh mitra industri terkait.

Exit mobile version