Inggris Tabuh Genderang Perang Terhadap “Shadow Fleet” Rusia, PM Starmer: Putin Manfaatkan Konflik Timur Tengah

Keir Stermer./Dok. Britannica

FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Inggris resmi mengambil langkah konfrontatif terhadap jalur ekonomi ilegal Rusia.

Perdana Menteri Keir Starmer mengumumkan pemberian izin bagi otoritas Inggris untuk mencegat kapal-kapal yang tergabung dalam “Shadow Fleet” (armada bayangan) Rusia yang diduga kuat melanggar sanksi internasional.

Pengumuman ini disampaikan Starmer melalui unggahan video di akun media sosial resminya pada Kamis malam (26/3/2026). Langkah ini menandai eskalasi baru dalam upaya Barat memutus pendanaan perang Kremlin.

“Kita harus menerima bahwa ada perang di dua front: konflik Iran dan konflik Ukraina yang terus berlanjut,” ujar Starmer dalam penjelasannya mengenai kompleksitas geopolitik saat ini.

Tudingan Eksploitasi Harga Minyak

Starmer tidak hanya bicara soal teknis pencegatan kapal, tetapi juga melontarkan kritik tajam terhadap strategi Presiden Vladimir Putin.

Baca Juga: Iran Bantah Negosiasi dengan Trump: Sebut Itu Trik Manipulasi Pasar Global

Ia menuding Rusia sengaja mengambil keuntungan dari ketidakstabilan di Timur Tengah untuk mendongkrak pendapatan negara melalui komoditas energi.

Dalam keterangan tertulis yang menyertai videonya, Starmer menyebut adanya motif ekonomi di balik sikap diam atau dukungan Rusia terhadap konflik di wilayah lain.