Cetak Rekor Sejarah, Stok Beras Nasional Tembus 4,3 Juta Ton di Era Presiden Prabowo

/Dok. Kementan

FAKTANASIONAL.NET – Kementerian Pertanian (Kementan) mencatatkan pencapaian monumental dalam sejarah ketahanan pangan Indonesia.

Stok beras nasional hingga akhir Maret 2026 tercatat mencapai 4,3 juta ton, angka tertinggi yang pernah diraih sepanjang berdirinya republik ini.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti kuatnya fondasi pangan nasional di tengah ketidakpastian global.

Rekor ini melampaui catatan tertinggi sebelumnya sebesar 4,2 juta ton.

“Ini tertinggi sepanjang sejarah. Bahkan bulan depan kita perkirakan bisa mencapai 5 juta ton,” ujar Mentan Amran usai rapat di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Stabilitas Harga dan Kendali Inflasi

Melimpahnya stok beras berdampak langsung pada stabilitas ekonomi makro. Berbeda dengan tren dekade sebelumnya di mana beras sering menjadi pemicu inflasi, pada Ramadan 2026 ini harga komoditas utama tersebut justru terkendali.

“Alhamdulillah, Ramadan tahun ini harga beras terkendali dan tidak menjadi penyumbang inflasi seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelas Amran.

Untuk menampung ledakan produksi ini, pemerintah melakukan langkah antisipatif dengan menyewa tambahan gudang berkapasitas 2 juta ton, melengkapi kapasitas gudang nasional yang ada sebesar 3 juta ton.

Lompatan ke Swasembada Energi: Stop Impor Solar

Keberhasilan di sektor pangan menjadi batu pijakan bagi pemerintah untuk mengejar swasembada energi.

Mentan Amran menegaskan bahwa tahun ini Indonesia secara resmi mulai meninggalkan ketergantungan pada solar impor berkat implementasi biodiesel B50 berbasis sawit.