“Bapak Presiden tidak hanya hadir secara simbolik, tetapi aktif mendengarkan, merespons cepat, dan memberikan solusi serta perintah langsung atas berbagai masukan dari dunia usaha. Ini yang membuat kepercayaan investor semakin kuat,” tambah Seskab.
Pemerintah optimistis bahwa capaian ini membuktikan daya tarik Indonesia masih sangat kuat di mata dunia, khususnya dalam pembangunan sektor-sektor strategis nasional yang menjadi prioritas kabinet saat ini.
Pengawalan Realisasi
Menutup keterangannya, Teddy menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan kesepakatan ini hanya menjadi “macan kertas”.
Instruksi tegas telah diberikan untuk melakukan pengawalan ketat agar seluruh komitmen investasi tersebut segera terealisasi menjadi proyek nyata yang mampu menyerap tenaga kerja dan menggerakkan roda ekonomi daerah.
