FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Suriah secara resmi telah mengambil alih seluruh basis militer yang sebelumnya diduduki oleh pasukan Amerika Serikat selama 12 tahun terakhir.
Momen penting ini terjadi setelah konvoi tentara AS terakhir dan perlengkapannya meninggalkan pangkalan udara Qasrak di Provinsi Hasakah pada Kamis (16/4).
Kepulangan pasukan Negeri Paman Sam ini praktis mengakhiri kehadiran militer AS yang telah berlangsung sejak 2014 dalam misi melawan kelompok teroris ISIS di kawasan tersebut.
Kementerian Luar Negeri Suriah menyambut positif penyerahan lokasi militer ini. Langkah strategis ini dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan integrasi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) ke dalam struktur nasional untuk memerangi terorisme.
Keputusan penarikan militer AS menyusul dinamika baru di mana Presiden Ahmed Al Sharaa berhasil mengalahkan eks Presiden Bashar Al Assad pada Desember 2024, mengakhiri perang saudara.
Pada hari Kamis, Presiden Al Sharaa turut menerima komandan militer SDF, Mazloum Abdi, beserta ketua sayap politiknya, Ilham Ahmad, di Damaskus.
