Runtuhnya Superioritas Udara AS: 6 Pesawat Jatuh dalam 24 Jam dan Kegagalan Strategis Trump di Iran

Runtuhnya Superioritas Udara AS: 6 Pesawat Jatuh dalam 24 Jam dan Kegagalan Strategis Trump di Iran/(FB)

Penutupan Selat Hormuz juga adalah keputusan IRGC, yang sampai saat ini memutuskan terus menutup selat itu sampai perang berakhir. Sikap keras IRGC ini terbukti menghasilkan kekalahan telak di pihak AS.

Kalau kita saat ini menyaksikan pejabat Iran berbicara ke media, baik Menlu, Presiden, Ketua Parlemen dst, itu sama sekali tidak mempengaruhi jalannya perang yang semua operasional nya dijalankan IRGC.

Para pejabat Iran hanya memantain komunikasi media, tapi ruang perang dengan semua keputusan nya ada di tangan IRGC yang langsung mendapatkan arahan dari pemimpin tertinggi Iran. Baik keputusan dalam negeri atau luar negeri. Ini yang saat ini tidak dipahami oleh Trump.

AS dan Israel saat ini hanya bisa melakukan perang sporadis dengan terus menargetkan infrastruktur Iran. Tanpa bisa menyentuh ruang utama pertahanan Iran, balistik bawah tanah Iran, dan yang lebih strategis, mereka tidak punya akses berbicara dengan IRGC sama sekali. Dalam perang, situasi seperti ini adalah bunuh diri bagi AS secara strategis.

Semua eskalasi perang yang dijalankan oleh Trump saat ini, sebenarnya tidak menyentuh hal hal substansial yang seharusnya disentuh. Hanya terbatas dan fokus di perang fisik dan penghancuran bangunan dan infrastruktur. Anda tidak bisa mengalahkan sebuah negara hanya dengan membunuh pemimpin mereka dan menghancurkan infrastruktur sebanyak banyaknya.

Iran sampai saat ini masih menguasai kemampuan rudal, mengontrol rudal balistik bawah tanah, kemampuan perang atrisi, Iran masih memantain kemampuan proxi, masih melakukan serangan secara reguler, dan masih terus melakukan improvisasi. Ini semua diluar hitungan AS.

Perang yang dijalankan Iran di lapangan, berhasil membuat gedung putih kebingungan setiap saat, berhasil membuat Trump berbicara plin plan setiap waktu, berhasil memaksa Netanyahu untuk berpikir keras, dan berhasil membuat kekuatan militer AS dan Israel di depan Iran seperti tidak berdaya.

Perang ini berhasil mengubah lanskap GeoPolitik secara ekstrem di Asia Barat dan Timur Tengah, dipukulnya semua aliansi AS di kawasan itu oleh Iran adalah kekalahan strategis dan bersejarah sejak beberapa dekade ini.

Dan ditutupnya Selat Hormuz sampai detik ini, juga keterlibatan transaksi bisnis di Selat ini dengan memakai mata uang Iran dan mata uang China, adalah pukulan strategis lain yang menyakitkan di lapangan. Sekaligus memukul wajah Trump yang saat ini terus berbohong kepada rakyat AS setiap hari.

 

Tengku Zulkifli Usman, Pengamat Geopolitik Internasional