Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) juga mengonfirmasi bahwa larangan ini berlaku bagi semua kapal tanpa memandang asal negaranya.
Teheran merespons tindakan ini dengan sangat keras, menyebutnya sebagai aksi “pembajakan” internasional. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengingatkan bahwa kebijakan “balas dendam” ini akan menjadi bumerang bagi Amerika Serikat.
Blokade total terhadap infrastruktur energi Iran diprediksi akan memicu lonjakan harga bensin dan gangguan pasokan minyak yang bisa mengguncang ekonomi global secara signifikan.[dit]











