Koordinasi matang ini dipengaruhi hubungan konstruktif yang berkembang sejak al-Sharaa bertemu Presiden AS Donald Trump pada bulan November, di mana Suriah ikut bergabung dengan koalisi internasional melawan ISIS.
Penyerahan wilayah ini merupakan realisasi dari kesepakatan awal pada bulan Januari antara pemerintah Suriah dan pihak SDF.
Meski sempat terjadi konflik militer singkat, kedua pihak akhirnya mengukuhkan kesepakatan baru pada Maret 2026.
Tiga poin inti kesepakatan tersebut meliputi: integrasi bertahap pasukan Kurdi SDF ke tentara nasional Suriah, penempatan aparat keamanan di pusat kota Hasakah dan Qamishli, serta pengalihan pengelolaan batas wilayah dan institusi sipil ke Damaskus.
Komando Pusat Amerika Serikat telah mengonfirmasi bahwa penyerahan pangkalan utama ini sudah selesai secara penuh. Suriah kini memegang kendali mutlak atas stabilitas kedaulatannya.[dit]











