Ramalan Cak Nun Terbukti? Menguak Misteri Temuan Candi Raksasa Adan-Adan di Kediri

Ramalan Cak Nun Terbukti? Menguak Misteri Temuan Candi Raksasa Adan-Adan di Kediri/(Foto:Ilustrasi/@pixabay)

Berdasarkan analisis sejarah awal, situs ini diyakini kuat sebagai peninggalan penting dari era Kerajaan Kadiri hingga masa transisi wangsa Singhasari.

Dimensi material candi yang luar biasa besar tak pelak memicu munculnya spekulasi liar di tengah masyarakat luas.

Banyak pihak mulai meyakini bahwa kompleks ini berpotensi besar menjadi salah satu candi Buddha terbesar di wilayah Jawa Timur, bahkan sebagian mengabarkan potensinya bisa menyaingi kemegahan Candi Borobudur.

Meski desas-desus ini terus bergulir, sangat penting bagi publik untuk berpijak pada data empiris. Perlu dicatat bahwa hingga detik ini, sama sekali belum ada pernyataan resmi dari pihak arkeolog profesional maupun Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK).

Kendati belum ada validasi mutlak terkait predikat “candi terbesar”, temuan ornamen raksasa di Situs Adan-Adan tetap diakui sebagai lompatan sejarah yang sangat signifikan.[dit]