Siap Perang, Iran Tolak Semua Poin Proposal Damai AS

Penulis: Tengku Zulkifli Usman (Pengamat Geopolitik Internasiona)

IRAN semalam, Senin (11/5/2026) menjawab proposal AS terbaru yang dikirim AS via Pakistan 3 hari lalu.

Inti jawaban Iran semalam adalah, menolak semua poin poin AS yang dituntut kepada Iran. Yang sebenarnya ini bukan tuntutan baru.

AS bersikukuh, Iran harus menangguhkan aktifitas nuklir, balistik, dan buka Selat Hormuz tanpa syarat. Iran tolak semua ini dengan tegas.

Dalam jawaban Iran kemarin, fokus Iran hanya meminta AS mengakhiri perang dan menerima kenyataan Selat Hormuz ditutup. Menerima kenyataan bahwa Iran tidak akan mundur dari program nuklir, kemudian perang harus stop di semua front termasuk Lebanon.

Respon Trump atas jawaban Iran seperti prediksi, Trump segera menulis di medsos, bahwa jawaban Iran tidak dapat diterima, respon Iran tidak disukai AS.

Pertanyaan nya, kalau memang AS tidak suka dan tidak dapat menerima keputusan Iran, apakah akan lanjutkan perang? Ini juga belum jelas, Trump tidak menyinggung lanjut perang.

AS dan Israel menginginkan Iran menyerah di meja runding setelah blokade Selat Hormuz, tapi kenyataannya Iran tidak menyerah, dan Iran kembali menegaskan tidak akan menyerah dibawah tekanan.

Keputusan Iran ini semakin kuat karena diambil langsung oleh pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, keputusan yang diputuskan bersama IRGC.