Kado Pahit Ulang Tahun Ke-84: Harta Prajogo Pangestu Merosot Rp69 Triliun Akibat Efek Domino MSCI

Kado Pahit Ulang Tahun Ke-84: Harta Prajogo Pangestu Merosot Rp69 Triliun Akibat Efek Domino MSCI/(Foto: Instagram)

Kerugian paling jumbo dialami oleh BREN yang mencatatkan penurunan nilai aset sebesar Rp25,31 triliun.

Tak ketinggalan, TPIA dan BRPT juga menyumbang kerugian masing-masing sebesar Rp19,29 triliun dan Rp13,38 triliun. Hal ini menempatkan emiten-emiten tersebut dalam daftar 10 saham yang paling membebani kinerja indeks hari ini.

Penurunan tajam hari ini menambah panjang catatan merosotnya harta kekayaan Prajogo Pangestu. Mengutip data Forbes Realtime Billionaire, kekayaannya kini tercatat berada di angka US$ 18,7 miliar atau sekitar Rp325 triliun.

Angka ini jauh menurun jika dibandingkan dengan puncaknya pada Mei 2024 yang sempat menembus US$ 70 miliar atau setara Rp1.200 triliun.

Dalam kurun waktu dua tahun, valuasi kekayaannya telah tergerus sekitar Rp875 triliun. Volatilitas saham di sektor energi terbarukan dan petrokimia yang menjadi tulang punggung bisnis Grup Barito sangat dipengaruhi oleh sentimen indeks global.

Meskipun demikian, Prajogo tetap menjadi salah satu tokoh sentral dalam peta ekonomi Indonesia dengan pengaruh bisnis yang sangat luas di berbagai sektor strategis.[dit]

Exit mobile version