Geger! Komunitas Yakuza Maneges Lahir di Kediri, Rangkul ‘Santri Jalur Kiri’

Geger! Komunitas Yakuza Maneges Lahir di Kediri, Rangkul 'Santri Jalur Kiri'/(foto: Instagram)

Alih-alih menghakimi para preman atau orang-orang buangan, Gus Thuba justru merangkul dan memberdayakan mereka sepenuh hati.

Wadah ini menjadi ruang aman bagi para individu tersesat yang ingin bertaubat dan memperbaiki kehidupan, kelompok yang dengan bangga ia juluki sebagai “santri jalur kiri”.

Pemilihan diksi ‘Yakuza’ tentu sempat memantik kontroversi publik. Akan tetapi, sang inisiator memilihnya dengan kesadaran penuh dan sarat makna.

Konsep Yakuza di sini diartikan sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem sosial yang menindas rakyat kecil. Di sisi lain, istilah ‘Maneges’ diambil dari kosakata Jawa kuno yang berarti jernih atau bening.

Paduan filosofis ini menggambarkan entitas yang mungkin berpenampilan luar garang, namun hatinya tetap murni. Komunitas ini sama sekali tidak meniru tindakan kriminal.

Ideologi Yakuza Maneges justru kokoh berpijak pada tiga pilar utama yang sangat mulia, yakni inklusivitas, penyebaran spiritualitas jalanan, dan pembentukan solidaritas akar rumput yang solid.[dit]